Mengenal Sejarah Singkat Baju Khas China Cheongsam

Ada hal menarik saat Presiden Jokowi menghadiri Perayaan Imlek Nasional 2020 di ICE BSD, Tangerang Selatan (30/1/2020). Orang nomor satu di Indonesia ini memakai baju cheongsam warna merah saat menghadiri acara tersebut. Baju khas China yang dipakai Presiden Jokowi tersebut merupakan rancangan desainer ternama Anne Avantie. 

Busana Cheongsam yang dipakai oleh Jokowi tersebut diakui Anne sarat dengan filosofi. Jika dikaitkan dengan keberagaman, maka kerah shanghai-nya menunjukkan bahwa ada banyak seni budaya yang terus berkembang di Tanah Air. 

Presiden Jokowi berkata dalam pidatonya, “Kita ini beragam. 714 suku yang kita miliki dengan bahasa daerah 1.100 lebih. Enggak ada negara seberagam Indonesia. Ini yang patut kita syukuri. Bahwa meskipun kita beraneka ragam tapi kita tetap satu sebagai saudara sebangsa setanah air yang hidup di Indonesia.” Kemudian Jokowi meminta para tamu undangan yang hadir untuk melihat keberagaman Indonesia sebagai keistimewaan yang dapat menyatukan seluruh budaya dalam satu negara kesatuan. 

Untuk lebih jelasnya berikut dibawah ini beberapa fakta menarik tentang Cheongsam diantaranya yaitu :

  1. Cheongsam Sarat Makna

Perayaan Imlek tidak hanya identik dengan makanan kue keranjang dan festival barongsai saja, tetapi juga dengan pemakaian baju khas China dengan nama Cheongsam. Bagi masyarakat Tionghoa yang hidup di era modern seperti saat ini, baju khas ini seolah masih menjadi pilihan sebagai kostum untuk merayakan imlek setiap tahunnya. 

Baju Cheongsam juga dikenal sebagai pakaian Qipao yang merupakan baju khas bangsa Tionghoa yang menjadi symbol kedudukan sosial kaum perempuan. Baju khas yang dibuat pada tahun 1920 ini menjadi salah satu pakaian yang sering dipakai bangsa Tionghoa terlebih lagi kaum wanita yang memiliki kedudukan sosial tinggi. 

Warna merah yang mendominasi busana Cheongsam yang dipadukan dengan warna kuning atau warna emas saat imlek ini ternyata memiliki arti tersendiri. Mereka percaya bahwa dengan memakai pakaian adat tradisional berwarna merah yang merupakan warna dasar ditahun baru Imlek ini, maka mereka nantinya akan mendapatkan keberkahan dan kebahagiaan.

Warna merah ini juga secara psikologi mengandung sifat keceriaan. Baju Cheongsam yang dipadukan dengan warna kuning atau emas ini menjadi symbol dari ketulusan serta rasa ikhlas. Sedangkan perpaduan emasnya menjadi symbol dari kesuksesan, keberhasilan, dan kemakmuran. 

2. Busana Klasik Yang Menembus Batas

Cheongsam atau dalam bahasa Mandarin dikenal dengan istilah Qipau merupakan gaun gaya panel one-piece yang berasal dari China. Gaun yang dipakai oleh wanita ini sudah ada sejak pemerintahan Manchu pada abad ke-17. Penguasa Manchu Nurhachi pada saat itu (1559 – 1626) memakai Cheongsam sebagai penanda status sosial masyarakat Manchu. Setiap baju cheongsam yang dipakai mewakili sekelompok orang yang berbeda beda (Etnis yang berkaitan dengan perkawinan, darah, atau lokasi). 

Awalnya baju Cheongsam dihadirkan dalam empat warna yaitu kuning, putih, biru, dan merah. Setelah itu jumlah warna bajunya ditambah menjadi delapan. Tidak hanya wanita saja karena pria juga diwajibkan untuk memakai baju adat China versi pria yang bernama Changpao. Seluruh pria China Han diwajibkan untuk memakai Changpao dengan warna yang sesuai dengan status sosial mereka. Potongan Changpao ini sendiri seperti jubah atau jaket yang panjang dan longgar. Selain Changpao, baju Cheong sam versi pria tidak hanya dikenal dengan nama Changpao saja, tetapi juga dengan nama Changshan. 

Itulah sejarah baju cheongsam dan Changshan yang perlu kamu ketahui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *