Berikut Cara Membuat Baju Tidur Anak Perempuan

Baju tidur merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk menunjang kualitas tidur anak agar semakin baik. Dengan menggunakan baju tidur yang nyaman akan membuat tidur anak juga menjadi lebih nyaman. Sekarang ini sudah banyak baju tidur anak yang dijual di pasaran dengan berbagai merek. 

Hal penting yang harus anda perhatikan dalam memilih baju tidur anak adalah bahan baju. Seperti yang diketahui bahwa anak-anak cenderung mudah berkeringat bahkan saat sedang tidur sekalipun. Oleh karena itu, pilihlah bahan yang bisa menyerap keringat dengan baik dan aman di kulit anak. Ada banyak bahan baju yang bisa anda pilih, namun katun tetap menjadi bahan pavorit untuk baju tidur anak, baik katun murni maupun katun campuran. Selain itu, ada baju tidur anak berbahan kaus yang merupakan campuran katun dengan spandeks. Bahkan ada juga bahan baju yang cocok untuk kulit anak yang sensitif, yakni berbahan katun bambu. 

Walaupun baju tidur anak sudah banyak dijual di pasaran, namun tidak ada salahnya jika anda mencoba untuk membuatnya sendiri di rumah. Lalu bagaimana cara membuat baju anak? Untuk lebih jelasnya berikut ulasannya.

Pola Baju Piyama anak

Untuk membuat pola baju piyama anak, langkahnya adalah sebagai berikut :

  • Pertama-tama siapkan pola dasar anak yang telah anda buat
  • Kemudian dari pola dasar kerung lengan bagian bahu keluar 0,5 cm, pada kerung lengan bawah keluar 0,5 dan turun 0,5 cm, lalu bentuk kerung lengan.
  • Pada bagian kerung leher bagian bahu masuk 0,5 cm dan pada kerung leher depan turun 1,5 cm, bentuk kerung.
  • Selanjutnya anda bisa melihat gambar. Yang harus anda perhatikan adalah panjang sisi samping bagian belakang dan depan harus sama. Selain itu, panjang baju juga harus sama.
  • Tanda garis putus adalah bentuk untuk lapisan dalam.

Sesudah pola jadi, anda bisa pertebal sebagai tanda. Biru untuk pola belakang, merah untuk pola depan.

Untuk pola lengan

  • Pertama ukur kerung lengan belakang dan depan, jumlahkan (AH)
  • Lalu buat kotak dengan lebar AH/2, lalu dibagi tiga sama besar
  • Bikin kerung lengan bagian belakang (biru) yang mana pada bagian puncak naik 0,5 cm. Bikin kerung lengan bagian depan dengan bagian bawah kerung turun 1 cm, bentuk kerung

Untuk pola celana

  • Pertama buat kotak dengan lebar Lingkar panggul (LH) dibagi 4 tambah 2 dan panjang celana, pada bagian pinggang turun 2 cm ke bawah tarik garis (sebagai tanda karet)
  • Lalu tarik garis kebawah, dan beri tanda untuk tinggi duduk, kemudian tarik garis ke kanan
  • Bagi sama besar garis No.2 dan beri tanda B, kemudian pada garis kedua dibagi tiga sama besar dan tarik garis lurus ke atas
  • Tarik garis keluar untuk bagian lengkung celana dengan panjang B
  • Lalu bentuk kerung (garis siku dibagi tiga, dan kerung dibuat pada garis kedua)
  • Sisa panjang celana dibagi dua sama besar kemudian naik 4 cm ke atas, tarik garis lurus
  • Bentuk celana (bagian depan)
  • Celana bagian belakang
  • Setelah itu buat tanda untuk kerung celana dengan panjang 0 dan turun 0,7 cm, kemudian tarik garis ke atas (melewati garis yang dibagi 2 sama besar, lalu ke kiri 1 cm) dengan panjang tinggi duduk, kemudian tarik lurus siku ke bagian ujung (dengan tambah panjang ke samping) beri tanda setelah turun 2cm.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *