5 Baju Adat Wanita Papua Yang Unik dan Menarik

Indonesia memang sangat terkenal dengan keberagamannya. Baik itu budaya, suku, agama, dan bahasa. Bicara mengenai budaya, setiap daerah di Indonesia memiliki budaya dengan ciri khasnya masing-masing. Salah satunya adalah pakaian adat wanita di Papua. Lalu apa saja pakaian adat tersebut?. Oleh karena itu, dalam artikel kali ini akan coba membahas tentang 5 baju adat wanita Papua yang unik sebagai berikut :

  1. Rok Rumbai

Jika laki-laki suku di Papua menggunakan koteka, maka perempuannya menggunakan rok rumbai sebagai pakaiannya. Rok rumbai ini sendiri merupakan baju adat Papua wanita yang berupa rok yang terbuat dari susunan daun sagu kering dan digunakan untuk menutupi sebagian tubuh bawah. Penggunaan rok ini juga dilengkapi dengan berbagai aksesoris yang melekat. Dimana, biasanya mereka membuat hiasan kepala menggunakan bahan ijuk, bulu burung kasuari dan daun sagu kering. Dengan menggunakan rok rumbai plus aksesoris tersebut akan membuat penampilan mereka semakin menarik untuk dipandang.

2. Sali, Pakaian Adat Perempuan Single

Perlu diketahui bahwa wanita Papua memiliki baju adat yang berbeda antara yang sudah menikah dengan yang belum menikah alias jomblo. Bagi perempuan yang masih lajang akan memakai pakaian khusus yang cukup menarik. Baju adat tersebut  dikenal dengan nama Sali. Baju adat ini sendiri terbuat dari kulit pohon. Selain itu, warna yang dihasilkan dari kulit pohon ini harus berwarna cokelat. Karena pakaian adat ini dikhususkan untuk perempuan yang masih lajang, maka mereka yang sudah menikah tidak layak memakai baju adat yang satu ini.

3. Yokal Pakaian Wanita Adat Pedalaman Papua

Jika Sali merupakan baju adat Papua yang diperuntukkan untuk wanita yang masih lajang, namun berbeda dengan Yokal. Yang mana, Yokal ini merupakan baju adat yang hanya ada di daerah Papua Barat dan sekitarnya dan hanya bisa ditemukan di daerah pedalaman Papua. Baju adat yang satu ini hanya boleh dipakai oleh wanita yang sudah berkeluarga saja. Pakaian adat ini memiliki warna cokelat sedikit kemerahan. Bisa dibilang baju adat ini merupakan simbol masyarakat Papua yang menyatu dengan alam, sehingga tidak aneh kalau pakaian ini tidak diperjual belikan.

4. Noken

Noken ini merupakan tas anyaman unik khas Papua yang biasa digunakan oleh kaum perempuan. Anyaman tersebut berbentuk jaring yang terbuat dari bahan alam yang banyak ditemukan di Papua. Noken ini biasanya terbuat dari anyaman kulit kayu dan akar pohon di hutan. Noken ini memiliki beberapa ukuran berbeda dengan fungsinya masing-masing. Yatoo adalah jenis Noken ukuran besar yang biasa digunakan untuk mengangkut kayu bakar, berbagai hasil panen perkebunan, seperti kacang, ubi, kentang, dan aneka sayuran. Selain iyu, Noken ini juga bisa digunakan untuk membawa barang-barang belanjaan atau membawa barang dagangan ke pasar. Noken ini juga bisa digunakan untuk membawa anak.  Sementara Noken ukuran kecil disebut Mitutee dari Gapagoo, fungsinya untuk membawa barang-barang berukuran kecil seperti rokok atau sirih pinang.

5. Perhiasan Di Kepala

Perhiasan di kepala ini berupa bulu-bulu hewan yang menyerupai mahkota yang terbuat dari bulu burung kasuari yang berwarna putih atau kuning. Terkadang menggunakan ilalang sebagai pengganti bulu. Bentuknya yang unik sehingga sangat menarik untuk dilihat.

Mungkin itu saja artikel kali tentang 5 baju adat wanita Papua yang unik dan menarik. Dan kita harus bangga menjadi bagian dari Indonesia yang kaya akan budaya.

Inspirasi Busana Tradisional Masyarakat Tionghoa Beserta Sejarahnya

Pastinya setiap negara memiliki busana tradisional, termasuk daerah Tiongkok yang tergolong negara multi-etnis. Ada timbal balik diantara berbeda bedanya budaya masyarakat Tionghoa yang memunculkan kekayaan sejarah serta peradaban baru. Setiap dinasti memiliki wilayah, nilai, dan norma sosial yang berbeda beda. Dinasti tersebut memunculkan banyak sekali jenis busana Tionghoa hingga sekarang.

Berikut dibawah ini inspirasi busana tradisional masyarakat Tionghoa beserta sejarahnya diantaranya yaitu :

  1. Hanfu

Hanfu berasal dari bahasa China yang memiliki arti “Pakaian orang Han”. Han ini sendiri adalah salah satu dinasti yang pernah Berjaya di negara Tiongkok. Dari semua sejarah busana tradisional masyarakat Tiongkok, Hangfu adalah busana yang memiliki sejarah terpanjang.

Sejarah mencatat bahwa busana tradisional yang satu ini telah ada sejak 4000 tahun yang lalu. Sejarah menceritakan bahwa pada saat itu permaisuri Huangdi’s, Leizu, membuat kain dari bahan sutra lalu kemudian semakin berkembang. Hingga Dinasti Han, busana tradisional ini terus dilestarikan oleh kalangan kalangan yang berkuasa saat itu sehingga dijadikan pakaian nasional suku Han. Busana Hanfu ternyata mampu mempengaruhi busana tradisional negara Asia lainnya seperti Korea, Jepang, dan Vietnam.

2. Samfoo

Samfoo atau disebut juga Samfu, menurut kamus Britis English didefiniskan sebagai “a style of casual dress of a waisted blouse and trousers”. Samfu adalah pakaian sehari hari yang populer dikalangan masyarakat Tionghoa Selatan, Hong Kong, dan Singapura hingga pertengahan abad ke-20.

“Sam’’ adalah busana atasan yang diamankan dengan kancing depan. Sedangkan “Fu” adalah celana longgar dengan ikat pinggang lebar yang diikatkan pada bagian pinggang dengan sabuk. Pada zaman dahulu, busana tradisional ini terbuat dari bahan rami dan kapas yang diwarnai dengan warna gelap misalnya hitam dan biru. Tetapi adanya kalangan tertentu yang memakai Samfu dari bahan kain sutra, satin, dan brokat.

3. Shanghai

Shanghai adalah icon busana wanita keturunan Tionghoa. Tetapi seiring dengan perkembangan zaman, busana shanghai ini terus mengalami modifikasi serta bentuknya mirip dengan Cheongsam. Tetapi yang menjadi pembedanya adalah busana Shanghai memiliki kerah yang lebih tinggi serta terpisah dibagian depan. Busana Shanghai hingga saat ini telah berevolusi dengan tetap mempertahankan pemakaian kain halus. Model gaya busana Shanghai secara bertahan terus dikembangkan pada pertengahan 1900-an serta dipengaruhi oleh budaya yang dibawa orang orang Barat ke kota.

4. Cheongsam

Cheongsam atau yang biasa disebut dengan Qipao adalah gaun yang pada awalnya berupa sebuah  changpao atau gaun panjang perempuan Manchu dari Dinasti Qing (1644 – 1912).  Asal muasal kata Qipao ini berasal dari orang etnis Manchu yang juga oleh orang Han disebut dengan Qi, sehingga gaun panjang tersebut diberinama Qipao. Cheongsam bermula pada tahun 1912 saat digulingkannya Dinasti Qing dan pendirian Republik Cina. Para cendekiawan pada saat itu mulai melakukan pemberontakan pada nilai nilai tradisional yang kurang memihak kaum perempuan.

5. Tangzhuang      

Bentuk busana Tangzhuang ini seperti mantel dan biasanya dipakai secara couple. Metode  pembuatan busana tradisional ini dengan menggabungkan elemen tradisional Tiongkok dengan teknik pemotongan pakaian ala barat. Tangzhuang secara harfiah berarti busana tradisional China pada Dinasti Tang (618 – 907), tetapi bentuknya menjadi lebih modern dan berkembang seperti pakaian Manchu. Ciri khas busana Tangzhuang ini adalah adanya kerah Mandarin dengan bukaan depan. Lalu bentuk pembukanya itu simetris dengan kerah yang berdiri tegak. Biasanya bahan yang dipakai terbuat dari sutra atau brokat dengan diberi tambahan gaya barat seperti bantalan bahu sehingga membuat pakaian menjadi lebih pas.                                                                                                                                                                                    

5 Baju Wanita Trend Baju Untuk Lebaran

Setelah bulan Ramadhan dilampaui, umat muslim akan bergembira menyambut hari raya, yakni Idul Fitri atau juga disebut sebagai lebaran. Berbicara mengenai lebaran, tentu tidak terlepas dengan baju yang akan dikenakan saat momen tersebut tiba. Hari raya yang sangat istimewa tentu harus dijalani dengan baju yang istimewa pula, tidak lupa dengan hati yang fitri untuk saling memaafkan sesama. Nah, supaya Anda tidak bingung memilih baju lebaran, di bawah ini akan dipaparkan daftar baju lebaran wanita yang sedang trend untuk menyongsong indahnya lebaran.

1.            Outerwear Monokrom

Outerwear merupakan busana yang sedang hits di kalangan anak muda. Saat ini pun telah tersedia berbagai macam model outer yang bisa dipilih. Mulai dari yang berbentuk pendek tanpa lengan, sampai pada outerwear yang berbentuk seperti tunik. Apapun model outerwear yang dipilih, semuanya baik. Apalagi jika Anda mengenakannya dengan penuh percaya diri, maka outerwear akan tampak semakin menawan, menyatu dengan pesona Anda.

Pemilihan outerwear monokrom untuk lebaran merupakan langkah yang tepat. Sebab, selain sangat cantik ketika dipakai, outerwear juga sangat fleksibel, sehingga Anda akan selalu nyaman saat memakainya. Dibalut dengan warna monokrom, akan semakin menambah syahdunya hari raya Idul Fitri. Warna putih di dalamnya melambangkan kesucian, menjadikan anda bisa merasakan nuansa penuh kesucian yang mendalam. Yang tidak kalah pentingnya, penampilan Anda pun bisa tetap stylish dengan mengenakan outerwear monokrom ini.

2.            Tunik Dipadukan Dengan Celana Kulot

Selain puterwear, kemeja tunik juga menjadi pakaian yang sangat digandrungi generasi milenial. Anda dapat memilih tunik sebagai baju lebaran. Ketika dipadukan dengan celana kulot panjang, tunik yang Anda kenakan menjadi semakin indah. Mengenai model tuniknya, Anda tinggal memilih sesuai dengan yang diinginkan.

Terdapat tunik yang dilengkapi dengan kancing sampai bagian bawah, pun ada yang berbentuk blouse disertai renda di bawahnya. Semuanya itu bagus, Anda hanya perlu memutuskan yang paling cocok untuk dipakai. Dengan demikian, Anda pun menjadi nyaman saat memakainya. Selain itu, anda juga bisa memilih tunik yang senada dengan anggota keluarga, sehingga semakin terlihat indah.

3.            Dress Bermotif Bunga

Boleh dikatakan, lebaran sangat erat kaitannya dengan busana bertajuk dress. Melalui dress bermotif bunga, hari raya akan menjadi semakin berbunga-bunga, penuh kebahagiaan. Bentuk dressnya pun bermacam-macam. Ada yang memang sudah panjang, juga ada yang modelnya seperti kolaborasi antara tunik dengan outer. Nah, Anda tinggal memutuskan yang menurut Anda paling baik.

4.            Kaftan Warna Pastel

Kaftan merupakan pakaian wanita yang sangat anggun saat dipakai. Modelnya pun tidak hanya satu, tetapi cukup banyak. Anda bisa memilih kaftan berwarna pastel untuk digunakan saat hari lebaran datang. Saat ini, warna pastel adalah warna yang sedang digemari oleh para wanita. Sebab, warna tersebut terkesan sangat menyatu saat digunakan. Karena itu, kaftan warna pastel dapat dijadikan sebagai alternatif solusi baju lebaran. Selain nyaman ketika dikenakan, juga kekinian.

5.            Gamis Renda Terbaru

Yang satu ini boleh dibilang sebagai busana yang selalu hits. Pasalnya, gamis tidak pernah sepi peminat, karena bentuknya yang sangat nyaman saat dikenakan. Banyak wanita yang memilih gamis sebagai baju lebaran karena memang cocok dengan nuansa lebaran.

Semua baju yang ada dalam daftar di atas merupakan baju yang sedang trend. Tidak hanya trend, tetapi juga sangat cocok untuk dipakai saat lebaran. Dengan memakai baju-baju yang telah direkomendasikan di atas, lebaran Anda tentu akan lebih bermakna. Terlebih, apabila dilalui bersama keluarga.

5 Baju Dress Terbaru 2020 Untuk Melengkapi Penampilan Anda

Suka bingung memilih outfit yang mau dikenakan? Ingin mencoba mengenakan dress kekinian? Jangan lewatkan perkembangan mode fashion terkini untuk membantu Anda menentukan outfit terkini. Dunia fashion selalu menarik untuk diikuti, terlebih hasil rancangan para desainer ternama. Di tahun 2020, para desainer ternama kembali merancang outfit yang berkiblat ke mode 90an. Ini terlihat pula pada 5 dress yang kembali populer di tahun 2020, seperti:

1.            Feminine Dress

Dress berpotongan girly kembali meramaikan jagat fashion. Beberapa desainer mengeluarkan desain dress feminine dipadupadankan dengan sepatu boots. Padu Padan keduanya ternyata terlihat sangat memukau, bahkan tak terkesan terlalu feminine. Dengan tambahan beberapa aksesoris, penampilan Anda akan terkesan lebih menonjol. Feminine dress tak hanya diperuntukkan bagi acara formal, namun juga santai.

2.            Black Dress

Tak pernah salah memilih dress hitam untuk menghadiri suatu acara. Timeless dress ini selalu hadir dan diprediksi kembali populer di setiap tahunnya, tak terkecuali 2020. Jika Anda kerap bingung memilih dress, mini dress berwarna hitam jadi pilihan paling tepat.

Selain mudah dipadupadankan dengan aksesoris berwarna mencolok, Anda juga bisa mengenakan sepatu apapun. Bila ingin tampil lebih stunning, heels setinggi 5 – 10 cm akan menampilkan kaki jenjang nan memukau. Atau Anda bisa memilih gaya lebih kasual dengan mengenakan sepatu sport ataupun sneaker.

3.            Dress Kombinasi Tulle

Kesan playful akan langsung terpancar saat Anda mengenakan dress satu ini. Aksen tulle pada dress akan memudahkan Anda bergerak dengan lincah. Mengingat bahan tulle cukup ramai, sebaiknya hindari aksesoris berlebihan.

Buat Anda yang ingin tampil lebih feminim, pilihlah dress tulle yang tak terlalu longgar. Sesuaikan warna dress dengan skin tone, agar tampil lebih elegan. Selain itu, kenakan pula sepatu yang tepat untuk melengkapi penampilan kasual atau formal.

4.            Dress Batik

Siapa bilang batik ketinggalan zaman? Kain tradisional mulai disulap lebih modern dan kekinian. Beberapa desain terlihat sangat kasual dan cocok dikenakan untuk beraktivitas sehari-hari. Menariknya, dress batik tak lagi bermain dengan warna aman, seperti coklat, hitam, dan putih.

Sekarang, Anda bisa menemukan dress batik dengan berbagai pilihan warna dan kombinasi. Desainnya pun sangat kekinian, mulai dari mini, midi, sampai maxi dress. Tambahan aksen di beberapa bagian dress menambah cantik penampilan Anda.

Selain dress batik siap pakai, Anda sebenarnya bisa memodifikasi kain batik menjadi dress. Caranya sangat mudah, tinggal kenakan seperti biasa dan lilit untuk merapikan dan mengencangkannya di beberapa bagian.

5.            Dress Brokat

Selama ini, kita sering melihat brokat dijadikan bahan utama kebaya. Tapi pernahkah Anda mengenakan dress berbahan brokat? Bahan brokat memang punya ciri khas tersendiri, terutama pada bahan yang tembus pandang.

Beberapa sulaman benang pada brokat juga sulit ditemukan pada bahan lainnya, termasuk lace. Hal inilah yang membuat dress brokat terlihat menarik untuk dikenakan siapapun. Walaupun berbahan brokat, dress ini tetap terasa nyaman, sebab ada tambahan kain pelapis. Brokat tak langsung bersentuhan dengan kulit dan menimbulkan rasa gatal berlebihan.

Itu tadi, 5 dress yang cocok dikenakan dan dikoleksi di tahun 2020. Kelima dress ini diprediksi akan jadi pilihan para pencinta fashion sebagai outfit favorit, terutama pada acara-acara penting. Menariknya, Anda bisa menyimpan beberapa dress untuk dikenakan di tahun-tahun berikutnya. Sebab model dress di atas terbilang timeless atau tak lekang oleh waktu.

5 Pakaian Adat Sulawesi

Mengenal adat dan tradisi negeri sendiri merupakan sebuah kewajiban bagi warga negara Indonesia. Ada beribu adat dan tradisi unik yang tersebar di seluruh nusantara, tak terkecuali di tanah Sulawesi. Dari baju adat sendiri sulawesi memiliki keunikan tersendiri yang membuatnya berbeda dari baju adat provinsi lainnya.

Mengenal Pakaian Adat Sulawesi Utara

Di Sulawesi utara sendiri terdapat lima pakaian adat yang mencerminkan budaya dari daerah tersebut. Masing-masing daerah tersebut memiliki keunikan tersendiri yang yang menjadi warisan budaya berharga bagi Indonesia. Berikut ini adalah lima pakaian adat dari daerah Sulawesi utara yang harus anda ketahui.

  • Pakaian Adat Gorontalo

Biliu dan makuta adalah pakaian adat dari gorontalo untuk perempuan dan laki-laki. Bahan dasar pakaian adat gorontalo ini terbuat dari kapas yang telah dipintal menjadi benang halus. Memiliki tekstur yang halus seperti sutra pakaian adat ini nampak sangat indah dipandang.

Biliu digunakan oleh wanita, pakaian ini hampir mirip seperti kebaya namun tanpa motif. Biliu biasanya identik dengan warna kuning atau hijau muda polos tanpa motif. Sedangkan makuta dikenakan oleh pria yang memiliki perlengkapan aksesoris seperti tudung makuta.

  • Pakaian Tradisional Minahasa

Jika dilihat dari aspek sejarah maka minahasa bisa dikatakan sebagai suku yang paling maju dan berkembang di daerah sulawesi utara. Hal ini juga bisa dilihat dari pakaian tradisionalnya yang sudah terlihat modern jika dibandingkan dengan beberapa suku lain di Indonesia.

Yapon merupakan pakaian tradisional wanita minahasa yang memiliki bentuk seperti kebaya namun memiliki warna atasan dan bawahan yang sama. Sedangkan laki-laki minahasa biasanya mengenakan baju lengan pendek dengan aksesoris berupa dasi dan juga destar sebagai penutup kepala.

  • Tonas Wangko

Tonas wangko merupakan pakaian tradisional Sulawesi utara yang biasanya dikenakan oleh tokoh atau pemuka adat. Tonas wangko untuk pria dan wanita bisa dibedakan dari warna dasarnya. Untuk pria Tonas wangko identik dengan warna hitam dan untuk wanita identik dengan warna putih atau kuning.

Untuk pria, Tonas wangko sendiri menyerupai kemeja lengan panjang berwarna hitam dengan motif bunga di bagian dada dekat leher. Sedangkan untuk wanita Tonas wangko mirip dengan kebaya yang identik dengan warna putih dan juga motif bunga sebagai hiasannya.

  • Pakaian Tradisional Sangihe Talaud

Yang satu ini merupakan salah satu pakaian adat sulawesi yang paling mudah untuk diingat. Pakaian tradisional sangihe talaud identik dengan warna kuning keemasan untuk atasan, bawahan dan juga aksesorisnya. Uniknya pakaian adat ini tidak terbuat dari kapas atau sutera melainkan dari serat batang pisang.

  • Pakaian Tradisional Suku Bolaang Mongondow

Pakaian adat dari suku Bolaang mongondow juga bisa terbilang unik karena kainnya yang terbuat dari serat kayu, atau pelepah nanas. Meskipun terbuat dari serat kayu namun kain yang dihasilkan tetap halus dan memiliki warna yang cerah berkilau hampir mirip dengan kain sutera atau yang terbuat dari kapas.

Pakaian tradisional suku Bolaang mongondow yang dikenakan oleh wanita bernama salu. Pakaian adat ini mirip seperti kebaya karena mendapat pengaruh dari budaya melayu. Sedangkan untuk pria mengenakan baju lengan panjang dengan aksesoris sarung dan ikat kepala.

Itulah tadi lima pakaian adat tradisional dari sulawesi utara yang patut untuk anda ketahui. Masih banyak lagi pakaian adat dari tanah sulawesi yang memiliki keunikan tersendiri dan juga ciri khas yang berbeda dari daerah lainnya. Cintailah budaya indonesia dengan mengenal dan juga mempertahankan budayanya.

Rekomendasi Brand Lokal yang Menjual Baju Ukuran Plus Size Terbaik 2020

Siapa bilang bahwa tampil modis dan stylish itu hanya berlaku bagi mereka yang bertubuh langsing saja? Nyatanya, perempuan yang bertubuh plus size juga bisa tampil fashionable lho. Pada mulanya, jarang sekali ada brand yang menyediakan baju untuk semua ukuran tubuh perempuan.

Tapi untungnya, saat ini sudah banyak brand fashion yang menyediakan varian baju yang bisa dipakai oleh perempuan dengan tubuh ukuran plus size. Nah, secara kebetulan juga, pada kesempatan kali ini akan merekomendasikan beberapa brand baju ukuran plus size terbaik 2020. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasan dibawah ini.

1.  My Size

Di urutan pertama ada brand My Size, dimana gerainya bisa kamu temui di beberapa kota besar di Indonesia seperti Bandung, Makassar, Jakarta, Manado, hingga Palembang. Brand yang dibesut oleh Elizabeth Subijanto ini berdiri pada tahun 2003 silam lalu, yang menyediakan item fashion khusus untuk wanita dengan ukuran tubuh besar. Adapun mengenai beragam item fashion yang tersedia, mulai dari baju, dress, kemeja, blazer, rok, outer, jeans, dan masih banyak lagi.

2. Ella Es Bonita

Brand Ella Es Bonita berdiri pada tahun 2014 lalu, yang mampu menunjukkan eksistensinya melalui dunia startup brand lokal. Perusahaan fashion yang dibentuk oleh Desita Adelia dan suaminya ini telah banyak memproduksi koleksi busana bernuansa feminism dan anggun, yang menampilkan potongan simple namun masih tetap elegan. Tak hanya itu, tersedia juga beragam item fashion untuk ukuran jumbo lho.

3. X to X Plus

Dari namanya saja sudah sangat jelas, dimana brand fashion besutan Yuky Stephany ini menyuguhkan pakaian ukuran plus size untuk acara kasual dan formal. Disini kamu akan menjumpai beragam item fashion, seperti blazer, atasan, tank top, kemeja, celana jeans, hingga legging. Harga yang ditawarkannya pun cukup bervariasi, yang dibanderol dengan harga mulai dari Rp 140 ribu hingga Rp 300 ribuan saja.

4. Curvilinea

Bagi kamu yang  kesulitan mencari kebaya berukuran plus size, maka brand yang satu ini merupakan pilihan yang paling tepat. Pasalnya, kamu tidak akan kesulitan untuk menjumpai kebaya ukuran jumbo tersebut di Curvilinea. Namun, harga kebaya dari brand Curvilinea ini dibanderol cukup mahal, yakni berkisar Rp 1,8 juta hingga Rp 2 jutaan. Tak hanya kebaya, Curvilinea juga menyediakan pakaian khusus ukuran plus size.

5. Saiznya

Cantik, anggun, dan stylish, itulah kesan-kesan yang akan kamu dapatkan pada busana plus size dari brand Saiznya. Brand yang dibentuk oleh Amita Irawati ini terfokuskan pada gaya busana wanita yang aktif dan dinamis. Ada beberapa item fashion yang dapat kamu pilih, mulai dari baju, dress, kemeja, jaket bomber, blus longgar, rok, hingga kaftan yang bermotif bunga-bunga. Jika kamu tidak bisa menemukan alamat gerainya, produk-produk dari brand Saiznya ini juga bisa kamu temui dengan mudah di onlineshop.

6. Pofeleve

Brand lokal terbaiknya yang menjual baju ukuran plus size, yakni bernama Pofeleve. Brand yang berdiri pada tahun 2014 lalu ini menyasar produk untuk wanita berusia 20 hingga 40 tahun, yang benar-benar menyuguhkan desain cantik dan elegan. Tak berbeda jauh dengan brand yang diatas tadi, dimana produk-produk dari brand Pofeleve ini juga tersedia di berbagai onlineshop ternama.

Nah, itulah beberapa brand lokal terbaik yang menjual baju ukuran plus size.