Inspirasi Busana Tradisional Masyarakat Tionghoa Beserta Sejarahnya

Pastinya setiap negara memiliki busana tradisional, termasuk daerah Tiongkok yang tergolong negara multi-etnis. Ada timbal balik diantara berbeda bedanya budaya masyarakat Tionghoa yang memunculkan kekayaan sejarah serta peradaban baru. Setiap dinasti memiliki wilayah, nilai, dan norma sosial yang berbeda beda. Dinasti tersebut memunculkan banyak sekali jenis busana Tionghoa hingga sekarang.

Berikut dibawah ini inspirasi busana tradisional masyarakat Tionghoa beserta sejarahnya diantaranya yaitu :

  1. Hanfu

Hanfu berasal dari bahasa China yang memiliki arti “Pakaian orang Han”. Han ini sendiri adalah salah satu dinasti yang pernah Berjaya di negara Tiongkok. Dari semua sejarah busana tradisional masyarakat Tiongkok, Hangfu adalah busana yang memiliki sejarah terpanjang.

Sejarah mencatat bahwa busana tradisional yang satu ini telah ada sejak 4000 tahun yang lalu. Sejarah menceritakan bahwa pada saat itu permaisuri Huangdi’s, Leizu, membuat kain dari bahan sutra lalu kemudian semakin berkembang. Hingga Dinasti Han, busana tradisional ini terus dilestarikan oleh kalangan kalangan yang berkuasa saat itu sehingga dijadikan pakaian nasional suku Han. Busana Hanfu ternyata mampu mempengaruhi busana tradisional negara Asia lainnya seperti Korea, Jepang, dan Vietnam.

2. Samfoo

Samfoo atau disebut juga Samfu, menurut kamus Britis English didefiniskan sebagai “a style of casual dress of a waisted blouse and trousers”. Samfu adalah pakaian sehari hari yang populer dikalangan masyarakat Tionghoa Selatan, Hong Kong, dan Singapura hingga pertengahan abad ke-20.

“Sam’’ adalah busana atasan yang diamankan dengan kancing depan. Sedangkan “Fu” adalah celana longgar dengan ikat pinggang lebar yang diikatkan pada bagian pinggang dengan sabuk. Pada zaman dahulu, busana tradisional ini terbuat dari bahan rami dan kapas yang diwarnai dengan warna gelap misalnya hitam dan biru. Tetapi adanya kalangan tertentu yang memakai Samfu dari bahan kain sutra, satin, dan brokat.

3. Shanghai

Shanghai adalah icon busana wanita keturunan Tionghoa. Tetapi seiring dengan perkembangan zaman, busana shanghai ini terus mengalami modifikasi serta bentuknya mirip dengan Cheongsam. Tetapi yang menjadi pembedanya adalah busana Shanghai memiliki kerah yang lebih tinggi serta terpisah dibagian depan. Busana Shanghai hingga saat ini telah berevolusi dengan tetap mempertahankan pemakaian kain halus. Model gaya busana Shanghai secara bertahan terus dikembangkan pada pertengahan 1900-an serta dipengaruhi oleh budaya yang dibawa orang orang Barat ke kota.

4. Cheongsam

Cheongsam atau yang biasa disebut dengan Qipao adalah gaun yang pada awalnya berupa sebuah  changpao atau gaun panjang perempuan Manchu dari Dinasti Qing (1644 – 1912).  Asal muasal kata Qipao ini berasal dari orang etnis Manchu yang juga oleh orang Han disebut dengan Qi, sehingga gaun panjang tersebut diberinama Qipao. Cheongsam bermula pada tahun 1912 saat digulingkannya Dinasti Qing dan pendirian Republik Cina. Para cendekiawan pada saat itu mulai melakukan pemberontakan pada nilai nilai tradisional yang kurang memihak kaum perempuan.

5. Tangzhuang      

Bentuk busana Tangzhuang ini seperti mantel dan biasanya dipakai secara couple. Metode  pembuatan busana tradisional ini dengan menggabungkan elemen tradisional Tiongkok dengan teknik pemotongan pakaian ala barat. Tangzhuang secara harfiah berarti busana tradisional China pada Dinasti Tang (618 – 907), tetapi bentuknya menjadi lebih modern dan berkembang seperti pakaian Manchu. Ciri khas busana Tangzhuang ini adalah adanya kerah Mandarin dengan bukaan depan. Lalu bentuk pembukanya itu simetris dengan kerah yang berdiri tegak. Biasanya bahan yang dipakai terbuat dari sutra atau brokat dengan diberi tambahan gaya barat seperti bantalan bahu sehingga membuat pakaian menjadi lebih pas.                                                                                                                                                                                    

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *