Makna Setiap Baju Setiap Daerah

Baju daerah atau yang biasa disebut pakaian adat atau pakaian tradisional merupakan kostum identitas setiap daerah yang menjadi kebanggaan nasional bagi bangsa Indonesia. Busana daerah sering dikenakan untuk mewakili identitas kelompok, budaya, dan etnis atau suku bangsa tertentu.

Di Indonesia, busana daerah seringkali digunakan pada acara-acara istimewa, seperti perayaan-perayaan, pernikahan, ataupun acara-acara yang berkaitan dengan suku dan adat masing-masing. Setiap busana daerah pun juga memiliki makna yang berbeda. Berikut makna setiap baju setiap daerah di Indonesia:

1.     Busana Ulee Balang (Nanggroe Aceh Darussalam)

Ulee Balang adalah pakaian adat tradisional Provensi Nanggroe Aceh Darussalam. Dulunya, pakaian adat ini hanya dikenakan oleh keluarga raja saja. Namun, lambat laun pakaian ini dijadikan sebagai busana daerah di Provinsi Aceh. Dalam tradisinya, pria mengenakan atasan berlengan panjang dengan bahan sutra yang dinakana Paukayan Linto Baro. Sedangkan, untuk busana wanita mengenakan baju kurung dan velana vekak musang.

2.     Busana Ulos (Sumatera Utara)

Busana Ulos atau yang kita kenal dengan kain Ulos merupakan kain dari bahan sutra yang ditenun menggunakan alat tradisional yang menghasilkan motif khas, yaitu Gorga. Bagi masyarakat suku Batak, kain Ulos biasanya digunakan sebagai selempang baju.

3.     Busana Bundo Kanduang (Sumatera Barat)

Bundo Kanduang merupakan busana adat suku Minangkabau yang terdiri dari atasan berupa Teluk Balanga, bawahan celana panjang, serta penutup kepala untuk pria (peci). Sedangkan, untuk wanita menggunakan kebaya panjang, kain sarung, dan juga penutup kepala berupa lilitan.

4.     Busana Betawi (DKI Jakarta)

Siapa yang tidak kenal dengan busana Betawi? Busana dari daerah DKI Jakarta ini memiliki ciri khas berupa kebaya encim dengan warna terang (untuk wanita). Sedangkan, untuk pria identik dengan pakaian jas hitam serta kain batik sebagai bawahannya. Dan tak lupa ikat pinggang berwarna hijau yang selalu dililitkan di bagian pinggang bagi kaum pria.

5.     Busana Kebaya Sunda (Jawa Barat)

Kebaya Sunda memiliki ciri khas tersendiri, yaitu busananya memiliki warna-warna terang seperti merag marun, ungu, putih cerah, dan lainnya. Sedangkan, untuk pria lebih banyak mengenakan jas bludru yang ada sulam benang emasnya.

6.     Busana Kebaya Jawa (Jawa Tengah)

Berbeda dari kebaya Sunda, kebaya Jawa lebih banyak didominasi warna hitam dan coklat sebagai ciri khasnya. Untuk bawahannya biasanya menggunakan jarik atau batik lurik. Sedangkan untuk pria akan dilengkapi dengan aksesoris berupa keris dan menggunakan surjan.

7.     Busana Pesa’an (Jawa Timur)

Pesa’an merupakan busana adat khas Madura yang berasal dari Provinsi Jawa Timur. Busana ini biasanya digunakan untuk acara-acara penting kemasyarakatan, seperti upacara adat, upacara pernikahan, dan acara penting lainnya. Busana Pesa’an ini terdiri dari kaos dengan motif garis berwarna merah putih dengan bawahan berupa celana longgar (untuk pria). Sedangkan untuk wanita menggunakan kebaday dengan warna yang cerah dan mencolok.

8.     King Baba dan King Bibinge (Kalimantan Barat)

Ada dua jenis busana atas Kalimantan Barat, yaitu King Baba digunakan untuk pria dan King Bibinge digunakan untuk wanita. Untuk King Baba memiliki bentuk seperti rompi yang terbuat dari kain yang berasal dari kulit kayu kapuo dan dihiasi manik-manik berwarna merah dan jingga. Sedangkan, untuk King Bibinge atau busana wanita hampir sama dengan busana pria namun lebih tertutup dan ditambah dengan hiasan ikat kepala yang terbuat dari bulu burung enggang.

Itulah makna setiap baju dari setiap daerah di Indonesia. Semoga bermanfaat.

Fakta Menarik Tentang Dunia Fashion

Seolah tidak ada habisnya, dunia fashion semakin berkembang dari waktu ke waktu. Sekarang ini fashion menjadi salah satu kewajiban di kehidupan sehari-hari masyarakat seluruh dunia. Fashion adalah gaya dalam berpakaian yang di gunakan oleh masyarakat di kehidupan sehari-hari, atau pakaian yang dipakai ketika seseorang menghadiri acara tertentu yang bertujuan untuk memperbaik penampilannya agar tampil percaya diri.

Perkembangan tren dunia fashion berawal pada tahun 1900an dimana pada saat itu tren fashion dimulai dari feathered hat, Edwardian closet, The Flapper Dress, Flapper Headband, Cloche Hats, Puff Sleeves, Utility Dresses , High-Waisted Bikini, The Poodle Skirt, Saddle Shoes, The Crop Top, dan masih banyak lagi yang sampai saat inipun masih kita jumpai. Bagi kalian semua pasti pernah menjumpai seseorang mengenakan crop top kan? Crop top adalah salah satu tren yang ada di tahun 1970an loh. Bisa kita simpulkan bahwa fashion sangatlah beraneka ragam dan perkembangannya sangat tak diduga-duga. Karena perkembangannya yang sangat pesat dan beraneka ragam, di dalam dunia fashion terdapat banyak sekali hal-hal yang unik yang sangat menarik untuk dibahas. Berikut adalah  fakta unik di dunia fashion.

1. Fakta tentang Rok

Apakah kalian tahu apa model pakaian tertua di dunia ini? Jawabannya adalah rok. Rok adalah pakaian yang dipakai di bagian bawah tubuh manusia berupa kain yang menutupi dari bagian pinngul atau pinggang hingga menutupi sebagian atau seluruh bagian kaki. Terdapat ilmuwan yang menukan potongan rok yang terbuat dari ilalang yang usianya 5900 tahun. Lalu, ditemukan juga mumi seorang gadis dari Denmark yang mengenakan rok mini yang hidup diantara tahin 1390 sampai 1370 sebelum masehi. Dan pada jaman dahulu rok tidak hanya digunakan oleh perempuan saja, tetapi digunakan oleh laki-laki juga. Dikatakan bahwa dahulu di Mesir kuno, Skotlandia, dan Spanyol para laki-laki disana menganakan rok.

2. Baju Tie Dye

Baju tite dye adalah baju dengan teknik pewarnaan kainnya menggunakan metode ikat dan celup memakai pewarna khusus kain yang bernama atau disebut dengan dye. Hingga saat ini baju tie dye masih sangat digandrungi oleh kalangan muda. Baju tie dye ternyata sudah ada semenjak jaman dahulu. Dahulu baju tie dye menjadi pakaian yang dipakai para kaum hippie.

Kaum hippie adalah kaum yang menentang perang Vietnam Amerika. Berawal dari sinilah tercipta pergerakan anti perang dan terbentuklah komunitas hippies yang berarti cinta damai, hidup berdampingan dengan alam atau cinta alam, dan memiliki sikap protes. Setelah itu baju tie dye ini menjadi populer di tahun 1964, awal mulanya karena brand Rit Dye yang membuat para seniman untuk membuat ratusan kaos tie-dye yang nantinya akan mereka jual. Ciri khas baju tie dye ini ialah memiliki warna yang cerah.

3. Cardigan

Cardigan adalah salah satu pelengkap pakaian yang dipakai diluar baju layaknya jaket. Biasanya cardigan terbuat dari rajutan benang wol. Modelnya yang simpel dan casual membuat banyak orang suka mengenakan cardigan, terutama wanita. Jika kalian mengetahui awal mula atau sejarah dari cardigan pasti kalian terkejut. Karena awal dibuatnya cardigan itu untuk kaum pria loh. Cardigan dibuat awalnya untuk jaket para militer saat perang dunia. Nama salah satu jenis jaket ini terinspirasi dari salah satu Mayor Jenderal Angkatan Darat dari Inggris yang memiliki nama James Brudenell, Earl of Cardigan ke-7.

5 Baju Adat Wanita Papua Yang Unik dan Menarik

Indonesia memang sangat terkenal dengan keberagamannya. Baik itu budaya, suku, agama, dan bahasa. Bicara mengenai budaya, setiap daerah di Indonesia memiliki budaya dengan ciri khasnya masing-masing. Salah satunya adalah pakaian adat wanita di Papua. Lalu apa saja pakaian adat tersebut?. Oleh karena itu, dalam artikel kali ini akan coba membahas tentang 5 baju adat wanita Papua yang unik sebagai berikut :

  1. Rok Rumbai

Jika laki-laki suku di Papua menggunakan koteka, maka perempuannya menggunakan rok rumbai sebagai pakaiannya. Rok rumbai ini sendiri merupakan baju adat Papua wanita yang berupa rok yang terbuat dari susunan daun sagu kering dan digunakan untuk menutupi sebagian tubuh bawah. Penggunaan rok ini juga dilengkapi dengan berbagai aksesoris yang melekat. Dimana, biasanya mereka membuat hiasan kepala menggunakan bahan ijuk, bulu burung kasuari dan daun sagu kering. Dengan menggunakan rok rumbai plus aksesoris tersebut akan membuat penampilan mereka semakin menarik untuk dipandang.

2. Sali, Pakaian Adat Perempuan Single

Perlu diketahui bahwa wanita Papua memiliki baju adat yang berbeda antara yang sudah menikah dengan yang belum menikah alias jomblo. Bagi perempuan yang masih lajang akan memakai pakaian khusus yang cukup menarik. Baju adat tersebut  dikenal dengan nama Sali. Baju adat ini sendiri terbuat dari kulit pohon. Selain itu, warna yang dihasilkan dari kulit pohon ini harus berwarna cokelat. Karena pakaian adat ini dikhususkan untuk perempuan yang masih lajang, maka mereka yang sudah menikah tidak layak memakai baju adat yang satu ini.

3. Yokal Pakaian Wanita Adat Pedalaman Papua

Jika Sali merupakan baju adat Papua yang diperuntukkan untuk wanita yang masih lajang, namun berbeda dengan Yokal. Yang mana, Yokal ini merupakan baju adat yang hanya ada di daerah Papua Barat dan sekitarnya dan hanya bisa ditemukan di daerah pedalaman Papua. Baju adat yang satu ini hanya boleh dipakai oleh wanita yang sudah berkeluarga saja. Pakaian adat ini memiliki warna cokelat sedikit kemerahan. Bisa dibilang baju adat ini merupakan simbol masyarakat Papua yang menyatu dengan alam, sehingga tidak aneh kalau pakaian ini tidak diperjual belikan.

4. Noken

Noken ini merupakan tas anyaman unik khas Papua yang biasa digunakan oleh kaum perempuan. Anyaman tersebut berbentuk jaring yang terbuat dari bahan alam yang banyak ditemukan di Papua. Noken ini biasanya terbuat dari anyaman kulit kayu dan akar pohon di hutan. Noken ini memiliki beberapa ukuran berbeda dengan fungsinya masing-masing. Yatoo adalah jenis Noken ukuran besar yang biasa digunakan untuk mengangkut kayu bakar, berbagai hasil panen perkebunan, seperti kacang, ubi, kentang, dan aneka sayuran. Selain iyu, Noken ini juga bisa digunakan untuk membawa barang-barang belanjaan atau membawa barang dagangan ke pasar. Noken ini juga bisa digunakan untuk membawa anak.  Sementara Noken ukuran kecil disebut Mitutee dari Gapagoo, fungsinya untuk membawa barang-barang berukuran kecil seperti rokok atau sirih pinang.

5. Perhiasan Di Kepala

Perhiasan di kepala ini berupa bulu-bulu hewan yang menyerupai mahkota yang terbuat dari bulu burung kasuari yang berwarna putih atau kuning. Terkadang menggunakan ilalang sebagai pengganti bulu. Bentuknya yang unik sehingga sangat menarik untuk dilihat.

Mungkin itu saja artikel kali tentang 5 baju adat wanita Papua yang unik dan menarik. Dan kita harus bangga menjadi bagian dari Indonesia yang kaya akan budaya.

Inspirasi Busana Tradisional Masyarakat Tionghoa Beserta Sejarahnya

Pastinya setiap negara memiliki busana tradisional, termasuk daerah Tiongkok yang tergolong negara multi-etnis. Ada timbal balik diantara berbeda bedanya budaya masyarakat Tionghoa yang memunculkan kekayaan sejarah serta peradaban baru. Setiap dinasti memiliki wilayah, nilai, dan norma sosial yang berbeda beda. Dinasti tersebut memunculkan banyak sekali jenis busana Tionghoa hingga sekarang.

Berikut dibawah ini inspirasi busana tradisional masyarakat Tionghoa beserta sejarahnya diantaranya yaitu :

  1. Hanfu

Hanfu berasal dari bahasa China yang memiliki arti “Pakaian orang Han”. Han ini sendiri adalah salah satu dinasti yang pernah Berjaya di negara Tiongkok. Dari semua sejarah busana tradisional masyarakat Tiongkok, Hangfu adalah busana yang memiliki sejarah terpanjang.

Sejarah mencatat bahwa busana tradisional yang satu ini telah ada sejak 4000 tahun yang lalu. Sejarah menceritakan bahwa pada saat itu permaisuri Huangdi’s, Leizu, membuat kain dari bahan sutra lalu kemudian semakin berkembang. Hingga Dinasti Han, busana tradisional ini terus dilestarikan oleh kalangan kalangan yang berkuasa saat itu sehingga dijadikan pakaian nasional suku Han. Busana Hanfu ternyata mampu mempengaruhi busana tradisional negara Asia lainnya seperti Korea, Jepang, dan Vietnam.

2. Samfoo

Samfoo atau disebut juga Samfu, menurut kamus Britis English didefiniskan sebagai “a style of casual dress of a waisted blouse and trousers”. Samfu adalah pakaian sehari hari yang populer dikalangan masyarakat Tionghoa Selatan, Hong Kong, dan Singapura hingga pertengahan abad ke-20.

“Sam’’ adalah busana atasan yang diamankan dengan kancing depan. Sedangkan “Fu” adalah celana longgar dengan ikat pinggang lebar yang diikatkan pada bagian pinggang dengan sabuk. Pada zaman dahulu, busana tradisional ini terbuat dari bahan rami dan kapas yang diwarnai dengan warna gelap misalnya hitam dan biru. Tetapi adanya kalangan tertentu yang memakai Samfu dari bahan kain sutra, satin, dan brokat.

3. Shanghai

Shanghai adalah icon busana wanita keturunan Tionghoa. Tetapi seiring dengan perkembangan zaman, busana shanghai ini terus mengalami modifikasi serta bentuknya mirip dengan Cheongsam. Tetapi yang menjadi pembedanya adalah busana Shanghai memiliki kerah yang lebih tinggi serta terpisah dibagian depan. Busana Shanghai hingga saat ini telah berevolusi dengan tetap mempertahankan pemakaian kain halus. Model gaya busana Shanghai secara bertahan terus dikembangkan pada pertengahan 1900-an serta dipengaruhi oleh budaya yang dibawa orang orang Barat ke kota.

4. Cheongsam

Cheongsam atau yang biasa disebut dengan Qipao adalah gaun yang pada awalnya berupa sebuah  changpao atau gaun panjang perempuan Manchu dari Dinasti Qing (1644 – 1912).  Asal muasal kata Qipao ini berasal dari orang etnis Manchu yang juga oleh orang Han disebut dengan Qi, sehingga gaun panjang tersebut diberinama Qipao. Cheongsam bermula pada tahun 1912 saat digulingkannya Dinasti Qing dan pendirian Republik Cina. Para cendekiawan pada saat itu mulai melakukan pemberontakan pada nilai nilai tradisional yang kurang memihak kaum perempuan.

5. Tangzhuang      

Bentuk busana Tangzhuang ini seperti mantel dan biasanya dipakai secara couple. Metode  pembuatan busana tradisional ini dengan menggabungkan elemen tradisional Tiongkok dengan teknik pemotongan pakaian ala barat. Tangzhuang secara harfiah berarti busana tradisional China pada Dinasti Tang (618 – 907), tetapi bentuknya menjadi lebih modern dan berkembang seperti pakaian Manchu. Ciri khas busana Tangzhuang ini adalah adanya kerah Mandarin dengan bukaan depan. Lalu bentuk pembukanya itu simetris dengan kerah yang berdiri tegak. Biasanya bahan yang dipakai terbuat dari sutra atau brokat dengan diberi tambahan gaya barat seperti bantalan bahu sehingga membuat pakaian menjadi lebih pas.                                                                                                                                                                                    

5 Baju Wanita Trend Baju Untuk Lebaran

Setelah bulan Ramadhan dilampaui, umat muslim akan bergembira menyambut hari raya, yakni Idul Fitri atau juga disebut sebagai lebaran. Berbicara mengenai lebaran, tentu tidak terlepas dengan baju yang akan dikenakan saat momen tersebut tiba. Hari raya yang sangat istimewa tentu harus dijalani dengan baju yang istimewa pula, tidak lupa dengan hati yang fitri untuk saling memaafkan sesama. Nah, supaya Anda tidak bingung memilih baju lebaran, di bawah ini akan dipaparkan daftar baju lebaran wanita yang sedang trend untuk menyongsong indahnya lebaran.

1.            Outerwear Monokrom

Outerwear merupakan busana yang sedang hits di kalangan anak muda. Saat ini pun telah tersedia berbagai macam model outer yang bisa dipilih. Mulai dari yang berbentuk pendek tanpa lengan, sampai pada outerwear yang berbentuk seperti tunik. Apapun model outerwear yang dipilih, semuanya baik. Apalagi jika Anda mengenakannya dengan penuh percaya diri, maka outerwear akan tampak semakin menawan, menyatu dengan pesona Anda.

Pemilihan outerwear monokrom untuk lebaran merupakan langkah yang tepat. Sebab, selain sangat cantik ketika dipakai, outerwear juga sangat fleksibel, sehingga Anda akan selalu nyaman saat memakainya. Dibalut dengan warna monokrom, akan semakin menambah syahdunya hari raya Idul Fitri. Warna putih di dalamnya melambangkan kesucian, menjadikan anda bisa merasakan nuansa penuh kesucian yang mendalam. Yang tidak kalah pentingnya, penampilan Anda pun bisa tetap stylish dengan mengenakan outerwear monokrom ini.

2.            Tunik Dipadukan Dengan Celana Kulot

Selain puterwear, kemeja tunik juga menjadi pakaian yang sangat digandrungi generasi milenial. Anda dapat memilih tunik sebagai baju lebaran. Ketika dipadukan dengan celana kulot panjang, tunik yang Anda kenakan menjadi semakin indah. Mengenai model tuniknya, Anda tinggal memilih sesuai dengan yang diinginkan.

Terdapat tunik yang dilengkapi dengan kancing sampai bagian bawah, pun ada yang berbentuk blouse disertai renda di bawahnya. Semuanya itu bagus, Anda hanya perlu memutuskan yang paling cocok untuk dipakai. Dengan demikian, Anda pun menjadi nyaman saat memakainya. Selain itu, anda juga bisa memilih tunik yang senada dengan anggota keluarga, sehingga semakin terlihat indah.

3.            Dress Bermotif Bunga

Boleh dikatakan, lebaran sangat erat kaitannya dengan busana bertajuk dress. Melalui dress bermotif bunga, hari raya akan menjadi semakin berbunga-bunga, penuh kebahagiaan. Bentuk dressnya pun bermacam-macam. Ada yang memang sudah panjang, juga ada yang modelnya seperti kolaborasi antara tunik dengan outer. Nah, Anda tinggal memutuskan yang menurut Anda paling baik.

4.            Kaftan Warna Pastel

Kaftan merupakan pakaian wanita yang sangat anggun saat dipakai. Modelnya pun tidak hanya satu, tetapi cukup banyak. Anda bisa memilih kaftan berwarna pastel untuk digunakan saat hari lebaran datang. Saat ini, warna pastel adalah warna yang sedang digemari oleh para wanita. Sebab, warna tersebut terkesan sangat menyatu saat digunakan. Karena itu, kaftan warna pastel dapat dijadikan sebagai alternatif solusi baju lebaran. Selain nyaman ketika dikenakan, juga kekinian.

5.            Gamis Renda Terbaru

Yang satu ini boleh dibilang sebagai busana yang selalu hits. Pasalnya, gamis tidak pernah sepi peminat, karena bentuknya yang sangat nyaman saat dikenakan. Banyak wanita yang memilih gamis sebagai baju lebaran karena memang cocok dengan nuansa lebaran.

Semua baju yang ada dalam daftar di atas merupakan baju yang sedang trend. Tidak hanya trend, tetapi juga sangat cocok untuk dipakai saat lebaran. Dengan memakai baju-baju yang telah direkomendasikan di atas, lebaran Anda tentu akan lebih bermakna. Terlebih, apabila dilalui bersama keluarga.

5 Baju Dress Terbaru 2020 Untuk Melengkapi Penampilan Anda

Suka bingung memilih outfit yang mau dikenakan? Ingin mencoba mengenakan dress kekinian? Jangan lewatkan perkembangan mode fashion terkini untuk membantu Anda menentukan outfit terkini. Dunia fashion selalu menarik untuk diikuti, terlebih hasil rancangan para desainer ternama. Di tahun 2020, para desainer ternama kembali merancang outfit yang berkiblat ke mode 90an. Ini terlihat pula pada 5 dress yang kembali populer di tahun 2020, seperti:

1.            Feminine Dress

Dress berpotongan girly kembali meramaikan jagat fashion. Beberapa desainer mengeluarkan desain dress feminine dipadupadankan dengan sepatu boots. Padu Padan keduanya ternyata terlihat sangat memukau, bahkan tak terkesan terlalu feminine. Dengan tambahan beberapa aksesoris, penampilan Anda akan terkesan lebih menonjol. Feminine dress tak hanya diperuntukkan bagi acara formal, namun juga santai.

2.            Black Dress

Tak pernah salah memilih dress hitam untuk menghadiri suatu acara. Timeless dress ini selalu hadir dan diprediksi kembali populer di setiap tahunnya, tak terkecuali 2020. Jika Anda kerap bingung memilih dress, mini dress berwarna hitam jadi pilihan paling tepat.

Selain mudah dipadupadankan dengan aksesoris berwarna mencolok, Anda juga bisa mengenakan sepatu apapun. Bila ingin tampil lebih stunning, heels setinggi 5 – 10 cm akan menampilkan kaki jenjang nan memukau. Atau Anda bisa memilih gaya lebih kasual dengan mengenakan sepatu sport ataupun sneaker.

3.            Dress Kombinasi Tulle

Kesan playful akan langsung terpancar saat Anda mengenakan dress satu ini. Aksen tulle pada dress akan memudahkan Anda bergerak dengan lincah. Mengingat bahan tulle cukup ramai, sebaiknya hindari aksesoris berlebihan.

Buat Anda yang ingin tampil lebih feminim, pilihlah dress tulle yang tak terlalu longgar. Sesuaikan warna dress dengan skin tone, agar tampil lebih elegan. Selain itu, kenakan pula sepatu yang tepat untuk melengkapi penampilan kasual atau formal.

4.            Dress Batik

Siapa bilang batik ketinggalan zaman? Kain tradisional mulai disulap lebih modern dan kekinian. Beberapa desain terlihat sangat kasual dan cocok dikenakan untuk beraktivitas sehari-hari. Menariknya, dress batik tak lagi bermain dengan warna aman, seperti coklat, hitam, dan putih.

Sekarang, Anda bisa menemukan dress batik dengan berbagai pilihan warna dan kombinasi. Desainnya pun sangat kekinian, mulai dari mini, midi, sampai maxi dress. Tambahan aksen di beberapa bagian dress menambah cantik penampilan Anda.

Selain dress batik siap pakai, Anda sebenarnya bisa memodifikasi kain batik menjadi dress. Caranya sangat mudah, tinggal kenakan seperti biasa dan lilit untuk merapikan dan mengencangkannya di beberapa bagian.

5.            Dress Brokat

Selama ini, kita sering melihat brokat dijadikan bahan utama kebaya. Tapi pernahkah Anda mengenakan dress berbahan brokat? Bahan brokat memang punya ciri khas tersendiri, terutama pada bahan yang tembus pandang.

Beberapa sulaman benang pada brokat juga sulit ditemukan pada bahan lainnya, termasuk lace. Hal inilah yang membuat dress brokat terlihat menarik untuk dikenakan siapapun. Walaupun berbahan brokat, dress ini tetap terasa nyaman, sebab ada tambahan kain pelapis. Brokat tak langsung bersentuhan dengan kulit dan menimbulkan rasa gatal berlebihan.

Itu tadi, 5 dress yang cocok dikenakan dan dikoleksi di tahun 2020. Kelima dress ini diprediksi akan jadi pilihan para pencinta fashion sebagai outfit favorit, terutama pada acara-acara penting. Menariknya, Anda bisa menyimpan beberapa dress untuk dikenakan di tahun-tahun berikutnya. Sebab model dress di atas terbilang timeless atau tak lekang oleh waktu.

5 Pakaian Adat Sulawesi

Mengenal adat dan tradisi negeri sendiri merupakan sebuah kewajiban bagi warga negara Indonesia. Ada beribu adat dan tradisi unik yang tersebar di seluruh nusantara, tak terkecuali di tanah Sulawesi. Dari baju adat sendiri sulawesi memiliki keunikan tersendiri yang membuatnya berbeda dari baju adat provinsi lainnya.

Mengenal Pakaian Adat Sulawesi Utara

Di Sulawesi utara sendiri terdapat lima pakaian adat yang mencerminkan budaya dari daerah tersebut. Masing-masing daerah tersebut memiliki keunikan tersendiri yang yang menjadi warisan budaya berharga bagi Indonesia. Berikut ini adalah lima pakaian adat dari daerah Sulawesi utara yang harus anda ketahui.

  • Pakaian Adat Gorontalo

Biliu dan makuta adalah pakaian adat dari gorontalo untuk perempuan dan laki-laki. Bahan dasar pakaian adat gorontalo ini terbuat dari kapas yang telah dipintal menjadi benang halus. Memiliki tekstur yang halus seperti sutra pakaian adat ini nampak sangat indah dipandang.

Biliu digunakan oleh wanita, pakaian ini hampir mirip seperti kebaya namun tanpa motif. Biliu biasanya identik dengan warna kuning atau hijau muda polos tanpa motif. Sedangkan makuta dikenakan oleh pria yang memiliki perlengkapan aksesoris seperti tudung makuta.

  • Pakaian Tradisional Minahasa

Jika dilihat dari aspek sejarah maka minahasa bisa dikatakan sebagai suku yang paling maju dan berkembang di daerah sulawesi utara. Hal ini juga bisa dilihat dari pakaian tradisionalnya yang sudah terlihat modern jika dibandingkan dengan beberapa suku lain di Indonesia.

Yapon merupakan pakaian tradisional wanita minahasa yang memiliki bentuk seperti kebaya namun memiliki warna atasan dan bawahan yang sama. Sedangkan laki-laki minahasa biasanya mengenakan baju lengan pendek dengan aksesoris berupa dasi dan juga destar sebagai penutup kepala.

  • Tonas Wangko

Tonas wangko merupakan pakaian tradisional Sulawesi utara yang biasanya dikenakan oleh tokoh atau pemuka adat. Tonas wangko untuk pria dan wanita bisa dibedakan dari warna dasarnya. Untuk pria Tonas wangko identik dengan warna hitam dan untuk wanita identik dengan warna putih atau kuning.

Untuk pria, Tonas wangko sendiri menyerupai kemeja lengan panjang berwarna hitam dengan motif bunga di bagian dada dekat leher. Sedangkan untuk wanita Tonas wangko mirip dengan kebaya yang identik dengan warna putih dan juga motif bunga sebagai hiasannya.

  • Pakaian Tradisional Sangihe Talaud

Yang satu ini merupakan salah satu pakaian adat sulawesi yang paling mudah untuk diingat. Pakaian tradisional sangihe talaud identik dengan warna kuning keemasan untuk atasan, bawahan dan juga aksesorisnya. Uniknya pakaian adat ini tidak terbuat dari kapas atau sutera melainkan dari serat batang pisang.

  • Pakaian Tradisional Suku Bolaang Mongondow

Pakaian adat dari suku Bolaang mongondow juga bisa terbilang unik karena kainnya yang terbuat dari serat kayu, atau pelepah nanas. Meskipun terbuat dari serat kayu namun kain yang dihasilkan tetap halus dan memiliki warna yang cerah berkilau hampir mirip dengan kain sutera atau yang terbuat dari kapas.

Pakaian tradisional suku Bolaang mongondow yang dikenakan oleh wanita bernama salu. Pakaian adat ini mirip seperti kebaya karena mendapat pengaruh dari budaya melayu. Sedangkan untuk pria mengenakan baju lengan panjang dengan aksesoris sarung dan ikat kepala.

Itulah tadi lima pakaian adat tradisional dari sulawesi utara yang patut untuk anda ketahui. Masih banyak lagi pakaian adat dari tanah sulawesi yang memiliki keunikan tersendiri dan juga ciri khas yang berbeda dari daerah lainnya. Cintailah budaya indonesia dengan mengenal dan juga mempertahankan budayanya.

Rekomendasi Brand Lokal yang Menjual Baju Ukuran Plus Size Terbaik 2020

Siapa bilang bahwa tampil modis dan stylish itu hanya berlaku bagi mereka yang bertubuh langsing saja? Nyatanya, perempuan yang bertubuh plus size juga bisa tampil fashionable lho. Pada mulanya, jarang sekali ada brand yang menyediakan baju untuk semua ukuran tubuh perempuan.

Tapi untungnya, saat ini sudah banyak brand fashion yang menyediakan varian baju yang bisa dipakai oleh perempuan dengan tubuh ukuran plus size. Nah, secara kebetulan juga, pada kesempatan kali ini akan merekomendasikan beberapa brand baju ukuran plus size terbaik 2020. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasan dibawah ini.

1.  My Size

Di urutan pertama ada brand My Size, dimana gerainya bisa kamu temui di beberapa kota besar di Indonesia seperti Bandung, Makassar, Jakarta, Manado, hingga Palembang. Brand yang dibesut oleh Elizabeth Subijanto ini berdiri pada tahun 2003 silam lalu, yang menyediakan item fashion khusus untuk wanita dengan ukuran tubuh besar. Adapun mengenai beragam item fashion yang tersedia, mulai dari baju, dress, kemeja, blazer, rok, outer, jeans, dan masih banyak lagi.

2. Ella Es Bonita

Brand Ella Es Bonita berdiri pada tahun 2014 lalu, yang mampu menunjukkan eksistensinya melalui dunia startup brand lokal. Perusahaan fashion yang dibentuk oleh Desita Adelia dan suaminya ini telah banyak memproduksi koleksi busana bernuansa feminism dan anggun, yang menampilkan potongan simple namun masih tetap elegan. Tak hanya itu, tersedia juga beragam item fashion untuk ukuran jumbo lho.

3. X to X Plus

Dari namanya saja sudah sangat jelas, dimana brand fashion besutan Yuky Stephany ini menyuguhkan pakaian ukuran plus size untuk acara kasual dan formal. Disini kamu akan menjumpai beragam item fashion, seperti blazer, atasan, tank top, kemeja, celana jeans, hingga legging. Harga yang ditawarkannya pun cukup bervariasi, yang dibanderol dengan harga mulai dari Rp 140 ribu hingga Rp 300 ribuan saja.

4. Curvilinea

Bagi kamu yang  kesulitan mencari kebaya berukuran plus size, maka brand yang satu ini merupakan pilihan yang paling tepat. Pasalnya, kamu tidak akan kesulitan untuk menjumpai kebaya ukuran jumbo tersebut di Curvilinea. Namun, harga kebaya dari brand Curvilinea ini dibanderol cukup mahal, yakni berkisar Rp 1,8 juta hingga Rp 2 jutaan. Tak hanya kebaya, Curvilinea juga menyediakan pakaian khusus ukuran plus size.

5. Saiznya

Cantik, anggun, dan stylish, itulah kesan-kesan yang akan kamu dapatkan pada busana plus size dari brand Saiznya. Brand yang dibentuk oleh Amita Irawati ini terfokuskan pada gaya busana wanita yang aktif dan dinamis. Ada beberapa item fashion yang dapat kamu pilih, mulai dari baju, dress, kemeja, jaket bomber, blus longgar, rok, hingga kaftan yang bermotif bunga-bunga. Jika kamu tidak bisa menemukan alamat gerainya, produk-produk dari brand Saiznya ini juga bisa kamu temui dengan mudah di onlineshop.

6. Pofeleve

Brand lokal terbaiknya yang menjual baju ukuran plus size, yakni bernama Pofeleve. Brand yang berdiri pada tahun 2014 lalu ini menyasar produk untuk wanita berusia 20 hingga 40 tahun, yang benar-benar menyuguhkan desain cantik dan elegan. Tak berbeda jauh dengan brand yang diatas tadi, dimana produk-produk dari brand Pofeleve ini juga tersedia di berbagai onlineshop ternama.

Nah, itulah beberapa brand lokal terbaik yang menjual baju ukuran plus size. 

Mengenal Sejarah Singkat Baju Khas China Cheongsam

Ada hal menarik saat Presiden Jokowi menghadiri Perayaan Imlek Nasional 2020 di ICE BSD, Tangerang Selatan (30/1/2020). Orang nomor satu di Indonesia ini memakai baju cheongsam warna merah saat menghadiri acara tersebut. Baju khas China yang dipakai Presiden Jokowi tersebut merupakan rancangan desainer ternama Anne Avantie. 

Busana Cheongsam yang dipakai oleh Jokowi tersebut diakui Anne sarat dengan filosofi. Jika dikaitkan dengan keberagaman, maka kerah shanghai-nya menunjukkan bahwa ada banyak seni budaya yang terus berkembang di Tanah Air. 

Presiden Jokowi berkata dalam pidatonya, “Kita ini beragam. 714 suku yang kita miliki dengan bahasa daerah 1.100 lebih. Enggak ada negara seberagam Indonesia. Ini yang patut kita syukuri. Bahwa meskipun kita beraneka ragam tapi kita tetap satu sebagai saudara sebangsa setanah air yang hidup di Indonesia.” Kemudian Jokowi meminta para tamu undangan yang hadir untuk melihat keberagaman Indonesia sebagai keistimewaan yang dapat menyatukan seluruh budaya dalam satu negara kesatuan. 

Untuk lebih jelasnya berikut dibawah ini beberapa fakta menarik tentang Cheongsam diantaranya yaitu :

  1. Cheongsam Sarat Makna

Perayaan Imlek tidak hanya identik dengan makanan kue keranjang dan festival barongsai saja, tetapi juga dengan pemakaian baju khas China dengan nama Cheongsam. Bagi masyarakat Tionghoa yang hidup di era modern seperti saat ini, baju khas ini seolah masih menjadi pilihan sebagai kostum untuk merayakan imlek setiap tahunnya. 

Baju Cheongsam juga dikenal sebagai pakaian Qipao yang merupakan baju khas bangsa Tionghoa yang menjadi symbol kedudukan sosial kaum perempuan. Baju khas yang dibuat pada tahun 1920 ini menjadi salah satu pakaian yang sering dipakai bangsa Tionghoa terlebih lagi kaum wanita yang memiliki kedudukan sosial tinggi. 

Warna merah yang mendominasi busana Cheongsam yang dipadukan dengan warna kuning atau warna emas saat imlek ini ternyata memiliki arti tersendiri. Mereka percaya bahwa dengan memakai pakaian adat tradisional berwarna merah yang merupakan warna dasar ditahun baru Imlek ini, maka mereka nantinya akan mendapatkan keberkahan dan kebahagiaan.

Warna merah ini juga secara psikologi mengandung sifat keceriaan. Baju Cheongsam yang dipadukan dengan warna kuning atau emas ini menjadi symbol dari ketulusan serta rasa ikhlas. Sedangkan perpaduan emasnya menjadi symbol dari kesuksesan, keberhasilan, dan kemakmuran. 

2. Busana Klasik Yang Menembus Batas

Cheongsam atau dalam bahasa Mandarin dikenal dengan istilah Qipau merupakan gaun gaya panel one-piece yang berasal dari China. Gaun yang dipakai oleh wanita ini sudah ada sejak pemerintahan Manchu pada abad ke-17. Penguasa Manchu Nurhachi pada saat itu (1559 – 1626) memakai Cheongsam sebagai penanda status sosial masyarakat Manchu. Setiap baju cheongsam yang dipakai mewakili sekelompok orang yang berbeda beda (Etnis yang berkaitan dengan perkawinan, darah, atau lokasi). 

Awalnya baju Cheongsam dihadirkan dalam empat warna yaitu kuning, putih, biru, dan merah. Setelah itu jumlah warna bajunya ditambah menjadi delapan. Tidak hanya wanita saja karena pria juga diwajibkan untuk memakai baju adat China versi pria yang bernama Changpao. Seluruh pria China Han diwajibkan untuk memakai Changpao dengan warna yang sesuai dengan status sosial mereka. Potongan Changpao ini sendiri seperti jubah atau jaket yang panjang dan longgar. Selain Changpao, baju Cheong sam versi pria tidak hanya dikenal dengan nama Changpao saja, tetapi juga dengan nama Changshan. 

Itulah sejarah baju cheongsam dan Changshan yang perlu kamu ketahui.

Tips Memilih Dress Yang Sesuai Dengan Bentuk Tubuh

Memang penggunaan long dress ini bisa membuat wanita nampak lebih anggun dan elegan. Sehingga tidak aneh kalau banyak perempuan yang ingin tampil cantik memakai long dress sebagai andalannya. Maka dari itu, dalam kesempatan kali ini akan coba memberikan tips memilih dress yang sesuai dengan bentuk tubuh sebagai berikut :

  1. Tubuh Yang Ideal

Memiliki tubuh yang ideal/proporsional tentunya menjadi impian setiap wanita. Karena dengan memiliki tubuh yang ideal anda bisa dengan mudah memilih pakaian yang bisa membuat penampilan anda semakin mempesona. Pemakaian dress tentunya menjadi pilihan yang tepat untuk tubuh anda. Namun, sebaiknya hindari dress yang terlalu longgar atau besar. Selain itu, anda juga bisa memilih dress yang memiliki potongan leher V yang bisa membuat tubuh anda nampak lebih jenjang. 

2. Tinggi dan Kurus

Bagi anda yang memiliki postur tubuh kurus tinggi, maka bisa memilih dress yang dapat menonjolkan bahu, dada, pinggul, dan pinggang. Hal ini bertujuan agar penampilan anda nampak lebih sempurna. Selain itu, hindari pemilihan maxi dress yang terlalu ketat. Karena hal ini akan membuat penampilan anda semakin menjulang tinggi. Sebaiknya anda juga memilih maxi dress dengan ornamen di bagian leher atau dada. Untuk mempercantik penampilan, anda bisa menambahkan aksesoris. Selain model maxi dress, anda juga bisa memilih jenis dress lainnya seperti baby dolls, peplum, dan straight-cut/shift dress.

3. Pendek dan Berlekuk

Orang bertubuh pendek biasanya sering merasa kesulitan dalam memilih dress yang cocok dengan tinggi badan yang dibawah rata-rata. Terutama bagi anda yang memiliki keinginan tersendiri untuk memakai dress yang seperti apa. Namun, jangan khawatir karena wanita yang bertubuh pendek pun memiliki banyak pilihan dress yang bisa dicoba. Salah satunya adalah dengan memakai maxi dress. Dalam hal ini, pilihlah maxi dress dengan warna-warna cerah seperti jingga, merah atau pink. Lalu padukan dengan wedges supaya penampilan anda semakin sempurna. Sebaliknya, hindari pemakaian maxi dress yang berwarna-warni akan membuat anda tenggelam. Selain maxi dress, anda juga bisa memilih collar dress dengan potongan lurus. Model dress ini sangat cocok bagi anda yang memiliki tubuh pendek tanpa banyak lekukan. 

4. Gemuk

Memang memiliki badan yang gemuk dapat mengurangi kepercayaan diri, terutama soal pakaian. Sebenarnya anda bisa menciptakan penampilan dengan pemilihan pakaian yang tepat. Dalam hal ini, anda bisa memilih dress panjang yang bisa membuat tubuh nampak lebih jenjang dan ramping. Anda juga bisa memilih dress dengan bahan sifon yang bisa menyesuaikan dengan bentuk tubuh anda. Selain itu, anda juga bisa memilih maxi dress dengan detail ornamen kain hiasan pada bagian dada atau pinggang. Namun, sebaliknya anda harus menghindari pemakaian maxi dress yang bercorak atau ornamen berukuran besar. 

5. Mungil dan Pendek

Biasanya seorang wanita yang memiliki tubuh mungil, akan merasa enggan untuk menggunakan maxi dress. Karena merasa bentuk tubuhnya akan kelihatan semakin pendek sehingga bisa membuat kepercayaan diri menurun. Namun, anda jangan khawatir karena sebenarnya anda bisa memilih baju long dress yang tepat guna menyempurnakan penampilan anda yang semakin keren. Dengan catatan, anda tidak memilih long dress yang panjangnya sampai ke bawah lantai. Selain itu, anda juga bisa memilih maxi dress dengan corak berukuran kecil yang bisa membuat penampilan anda nampak lebih jenjang. Bukan hanya itu, anda juga bisa memilih maxi dress dengan potongan leher yang berbentuk V.